Rabu, 07 November 2012

Teman SMK Negeri 3 Surakarta, pada Tanggal 1 November 2012 tahukah kamu bahwa kita kehilangan sosok yang lucu dan selalu semangat dalam bekerja dan kita akan selalu ingat krn setiap hari beliaulan yang selalu membuka pintu gerbang sekolah kita, kita ditinggalkan oleh bapak Haryanto dan Mas Catur. Teman2 mari kita doakan Bapak Haryanto dan Mas Catur, semoga arwahnya diterima disisi Tuhan sesuai amal ibadahnya. Amin,


Selamat jalan Bapak Haryanto, selamat jalan Mas Catur...  :(

Sabtu, 03 November 2012

Bus Vs Tiga Motor, 4 Tewas (⌣́_⌣̀)


SUKOHARJO—Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus Al-Amin jurusan Solo-Pracimantoro, Wonogiri dengan tiga sepeda motor menewaskan empat orang, Kamis (1/11). Kecelakaan itu terjadi di ruas jalan Sukoharjo-Wonogiri km 7 tepatnya di depan Kantor KUA Nguter itu sekitar pukul 10.30 WIB.
Kecelakaan itu juga menyebabkan dua orang luka-luka. Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebutkan, peristiwa kecelakaan maut itu bermula saat bus AD 1512 FG yang dikendarai Supriyanto (32) warga Prengguh Tawang Kecamatan Weru yang melaju dari arah Sukoharjo.
Bus berusaha menyalip sepeda motor Suzuki smash hitam yang ditumpangi Sriyono (36) dan Bibit Riyanto (62). Keduanya mengalami luka sobek di bagian kepala dan pendarahan. Keduanya dirawat di rumah sakit.
Saat akan menyalip sepeda motor dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba motor berbelok ke kanan bermaksud menyeberang. Karena jarak yang sangat dekat membuat bus menabrak sepeda motor.
Bus oleng ke kanan dan menabrak dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan yakni Suzuki Smash AD 2816 DB yang dikendarai Sarsino (26) warga Dukuh Tileng RT 01 RW XV Desa Gambirmanis Pacimantoro dan Triyono (37) warga Sangkrah RT 05 RW 9 Pasar Klewer, Solo. Bus juga menabrak sepeda motor Yamaha Vega ZR hitam AD 6942 PS yang dikendarai Catur Sujatmiko (37) warga RT 04 RW V Gilingan Solo dan Haryanto (43) warga Lingkungan Wonokarto, Kelurahan Wonokarto RT 05 RW II Wonogiri. Keempat pengendara motor ini tewas.
Saksi mata Taryono mengatakan, setelah kecelakaan sopir dan kernet serta kondektur melarikan diri ke Polsek Nguter yang lokasinya dekat dari tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari perlindungan.
“Dua korban tewas di lokasi kejadian, tiga orang dua dari pengendara sepeda motor Suzuki dan satu pengendara sepeda motor Yamaha,” ujar Taryono yang juga Ketua RT setempat saat ditemui di lokasi kejadian.
Akibat peristiwa ini, jalur lalu lintas Sukoharjo-Wonogiri macet total lantaran badan bus berada di tengah jalan. Saat bus akan dievakuasi oleh polisi, warga marah dan merusak kaca mobil dengan batu dan kayu. Tidak hanya itu saja warga sempat akan membakar bus tetapi dicegah petugas.
Sopir bus Supriyanto saat ditemui di tahanan Polsek Nguter mengatakan, bus tidak melaju kencang dan hanya kaget saat tiba-tiba sepeda motor tanpa reting belok kanan secara mendadak dan tertabrak bus. “Aku alon-alon mas. Sepeda motor belok kanan dadakan dan kaget terus banting kanan,” katanya.
Kanit Laka, Iptu Sarwoko membenarkan kejadian itu. Menurut dia, dari keterangan saksi, bus pada saat melaju dari Solo sudah dengan kecepatan tinggi. Hingga akhirnya saat masuk ke daerah Nguter terjadi tabrakan.
Sopir bus Supriyanto (32), kondektur Agus Setiyono (32) warga Sendang RT 01 RW 02 Wonogiri dan kernet bus Tutur Prianggono (45) warga Ngulu Lor RT 03 RW 07 Pracimantoro Wonogiri ditahan.
Petugas jaga IGD RSUD, Eko Puji Lestari menambahkan, ada lima korban yang dibawa di RSUD masuk di IGD. Empat di antaranya dipastikan tewas dan satu dirujuk di RS Yarsis.
Salah satu korban tewas, Haryanto sehari-hari berprofesi sebagai guru kesenian di SMKN 3 Gading, Solo. Saat itu ia dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Jenazah korban dibawa ke rumah orang tuanya di Wonokarto RT 5 RW II, Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri.
Maryanto (40), tetangga korban di Wonokarto mengatakan, sehari-hari korban yang memiliki satu anak usia SD itu berangkat ke sekolah naik bus umum.
“Biasanya naik bus kalau berangkat ke sekolah. Tadi pagi (kemarin-red) juga berangkat naik bus. Tapi pas di sekolah dia baru ingat ada barang yang tertinggal di rumah. Akhirnya oleh satpam sekolah dia diantar berboncengan. Dan terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Sementara itu korban meninggal lain, Sarsino sehari-hari sebagai buruh di Sukoharjo.
Muhammad Ismail | Eko Sudarsono